Usir Kecemasan Saat Masuk Sekolah Setelah Pandemi

Kembali ke sekolah dan belajar tatap muka setelah pandemi yang sudah berjalan lebih dari setahun tentu membuat anak bersemangat, tetapi bisa juga membuat sebagian anak yang lain mengalami kecemasan. 

“Apa yang mendasari kecemasan adalah ketidakpastian,” kata Mary Alvord, psikolog di Maryland yang mengkhususkan diri dalam merawat anak-anak dan remaja dengan gangguan kecemasan dan masalah perilaku. “Dan ketidakpastian telah berjalan selama lebih dari setahun, hampir di setiap level (umur).”

Jika Anda khawatir anak mungkin kesulitan menyesuaikan diri dengan sekolah, para ahli merekomendasikan penggunaan beberapa strategi ini untuk membantu mereka beradaptasi.

1. Kenali dan validasikan apa yang dirasakan anak Anda.

Anak-anak kecil dan anak dengan kebutuhan khusus mungkin akan susah mengungkapkan perasaan mereka.  Carilah perilaku yang mengindikasikan mereka merasa cemas, seperti menangis, mudah tersinggung, sakit perut, atau perasaan kaku, kata Dr. Alvord.

Penting bagi orang tua untuk mengakui dan memvalidasi perasaan ini. Alvord menyarankan beberapa kalimat yang bisa digunakan, seperti: “Mama tahu ini sulit dan kamu lebih suka di rumah. Mama tahu ada banyak hal yang baru dan itu mungkin menakutkan. ” 

Atau kalimat lain, “Mungkin sulit karena kamu belum pernah ke sekolah lagi ya”, atau “Sebelumnya kamu belum pernah ke sekolah dan tidak mengenal gurunya.”

Kemudian akhiri dengan catatan positif: “Saya tahu Anda bisa melakukannya dan kami akan mencari cara untuk membantu Anda.”

Catherine Halberg, seorang psikolog sekolah di sebuah sekolah dasar di Shelburne Falls, Mass., Kagum dengan betapa uletnya anak-anak di sekolahnya ketika kembali untuk belajar secara langsung, bahkan bagi anak usia dini yang belum pernah berada di gedung itu. 

“Saya pikir masalah terbesar dengan kurangnya hubungan sosial akan lebih banyak terlihat di sekolah menengah dan sekolah menengah atas,” tambahnya.

Cobalah untuk mengendalikan kekhawatiran atau kecemasan Anda. Tidak apa-apa untuk mengakui ketakutan Anda sendiri, tetapi gunakan itu sebagai kesempatan untuk mencontohkan keterampilan koping yang positif. Anda dapat berkata, misalnya, “Kadang-kadang Mama/Ayah juga merasa gugup untuk melakukan hal-hal baru, tetapi ketika saya merasa cemas, saya berhenti dan mengambil napas dalam-dalam. Ini membantu menenangkan saya.”

2. Perkenalkan anak pada Mindfulness.

Menjadi lebih mindful adalah sesuatu yang dapat dilakukan oleh orang dewasa dan anak-anak, dan dapat membantu anak-anak mengidentifikasi serta mengatasi emosi negatif yang mungkin muncul selama hari-hari pertama sekolah.

Mary Louise Hemmeter, seorang profesor pendidikan khusus di Vanderbilt University menyarankan, untuk memulai mindfulness anak. Pikirkan tentang apa yang kemungkinan akan dirasakan anak Anda selama hari-hari atau minggu-minggu awal kembali ke sekolah setelah pandemi ini. Kemudian berikan sesuatu yang dapat mereka lakukan untuk merasa lebih baik.

Semisal, jika menurut Parents anak mungkin merasa takut, sarankan mereka bahwa anak  dapat meminta untuk duduk dengan seorang teman atau bertanya kepada guru apakah mereka boleh duduk bersebelahan dengan sahabatnya. Jangan lupa untuk memberi tahu guru sebelumnya.

Parents juga bisa menunjukkan video tentang emosi yang dirasakan anak, atau membacakan buku yang terkait masuk pertama sekolah. Kenalkan cara-cara untuk mengatasi emosi yang muncul. Dan jangan lupa berikan dukungan kepada anak Anda, karena mereka membutuhkan ini lebih dari sebelumnya. 

3. Buat Rutinitas Baru 

Selama pandemi, banyak anak-anak yang tidur larut malam dan bangun terlambat. Jika sekolah mulai pagi hari, biasakan mereka dengan jadwal baru, setidaknya beberapa minggu sebelum sekolah.

Bangun rutinitas pagi yang terasa nyaman, aman, dan tidak membuat cemas. Sarapan makanan kesukaan, tidak terburu-buru, gimmick kecil seperti alat tulis baru, atau tas baru bisa membuat anak-anak lebih bersemangat untuk kembali ke sekolah.

 

4. Berkomunikasi dengan Guru Kelas 

Meskipun selama pandemi orang tua rutin berkomunikasi dengan guru kelas terkait PJJ ,disarankan oleh para ahli untuk mendiskusikan dengan guru kelas anak terkait pembelajaran offline

Bicaralah dengan guru sebelumnya untuk mengetahui seperti apa hari sekolah nanti, dan harapan-harapan yang sekolah maupun orang tua miliki tentang saat-saat belajar di sekolah secara tatap muka ini. 

Kemudian gunakan video, foto-foto, atau penjelasan sederhana untuk mengilustrasikan prosedur kesehatan yang berlaku di sekolah nantinya. Ini terutama untuk anak-anak kelas kecil. Mereka akan membutuhkan banyak bantuan persiapan dari orang tua agar mereka tidak terlalu cemas atau takut.

5. Jangan membicarakan sekolah terlalu sering atau terlalu dini.

Saat sekolah semakin dekat, Anda dapat mulai mendiskusikan seperti apa kelas dan jadwal anak Anda nantinya, tetapi cobalah untuk tidak terlalu sering membicarakannya.

Dr. Ann Densmore,seorang psikolog pendidikan yang telah menjadi konsultan untuk sekolah selama lebih dari 25 tahun, seperti dikutip dari nytimes.com menyampaikan, “Saya percaya untuk tidak mempersiapkan anak terlalu cepat,” kata Dr. Densmore. “Jangan memberi tahu mereka berulang kali selama berminggu-minggu atau mereka akan mulai sering memikirkan itu.”

Tetapi setiap anak berbeda, tambahnya. Beberapa anak mungkin memerlukan sedikit lebih banyak persiapan.

Salah satu cara untuk mempersiapkan sekolah, selain membicarakan tentang hal itu adalah mengatur play date dengan anak-anak lain yang akan menghadiri sekolah. Dengan cara ini anak-anak akan mulai bertemu dengan teman-temannya , sebelum pertemuan “resmi” di hari pertama sekolah. 

 

Baca Juga:

  1. Skenario Sekolah Saat Pandemi 
  2. Back to School Blues : Cara Menghadapi “Drama” Masuk Sekolah
  3. Hal-Hal Ini yang Dicemaskan Si Kecil saat Masuk SD
Bagaimana Menurut Anda?
+1
3
+1
0
+1
0
Share with love
Member Premium SOP Member Premium SOP

Gabung Member Premium

Mulai perjalanan memahami emosi diri dan keluarga

Nikmati akses Kelas Video Belajar kapanpun & dimanapun

Gabung Sekarang

Sudah Member Premium? Masuk Di Sini

Contact Us School of Parenting
×

Info Masa Keanggotaan

Perpanjang Paket