Banner Header Promo Oktober

Yang Penting Saat 1 Tahun Pertama Jadi Ayah

Browse By

Jadi ayah, apalagi untuk pertama kali, sudah pasti membuat banyak pria cemas, deg-deg-an, bahkan ada pula yang mengalami stress hingga mengalami postpartum depression

Satu tahun dalam masa kelahiran anak, sebenarnya memang masih masa adaptasi bagi para Ayah. Menyesuaikan peran baru, situasi baru, termasuk secara mental dan emosional, Ayah juga harus beradaptasi. 

Apa saja hal yang perlu Ayah ketahui dan antisipasi di tahun pertama kelahiran anak ?

  • Cuti Ayah 

Pertama dan terpenting: jika memungkinkan, ambilah “cuti ayah”. Bisa hanya beberapa hari setelah anak lahir. Karena masa cuti ini akan membuat para Ayah punya waktu lebih untuk menyesuaikan peran barunya. 

Ini adalah saat yang penting dalam hidup Ayah. Bayi Anda yang baru lahir sangat membutuhkan ayahnya, seperti halnya istri anda. Maka mintalah izin ke kantor jika memungkinkan untuk cuti jenis ini.

  • Jangan Berpatokan pada Ekspektasi

Ayah boleh kok belajar macam-macam hal saat mempersiapkan kelahiran anak, dan setelahnya. Tetapi jangan sampai Ayah kebingungan dan dipenuhi oleh berbagai serta ekspektasi, hingga lupa bahwa pengasuhan yang sebenarnya adalah melakukan itu dengan sepenuh hati. 

Para Ayah kadang memiliki bayangan, menghabiskan quality time bersama anak di akhir pekan. Misalnya, bermain bola bersama atau belajar bersepeda. Tetapi, quality time seperti ini masih nanti ya. Beberapa tahun lagi. 

Saat bayi Anda lahir, maka quality time dimulai saat itu juga, tidak perlu menunggu dia besar. Jadi, jika ada tangisan bayi yang mengganggu Anda saat tidur siang di akhir pekan, maka itulah panggilan untuk “quality time”. 

  • Dengarkan, pelajari dan tinggalkan ego Anda. 

Di samping semua kebahagiaan menjadi ayah baru, ini adalah kesempatan terbesar bagi Anda untuk mengembangkan keterampilan baru yang berharga, yaitu pengasuhan anak. Tentunya, Ayah bisa melakukannya.

Sebagian besar pola asuh awal adalah praktek. Menguasai cara membuat bayi bersendawa dan mengganti popoknya, jauh lebih penting untuk saat ini, daripada berpikir soal perspektif pengasuhan anak yang lebih besar.

Manusia kecil membutuhkan hal-hal detail — pelajarilah  dengan kerendahan hati.

Ganjaran Anda — selain kepuasan atas tugas ayah yang dilakukan dengan baik — itu akan memberikan Anda hiburan. Ayah juga tidak perlu merasa malu ketika seseorang melihat anda bisa mengganti popok bayi, itu hal yang keren loh. Dan itu bukan sihir kok — hanya butuh kemauan dan latihan.

yang perlu disiapkan Ayah 1 tahun pertama

  • Istri Anda lebih penting daripada Anda saat ini.

Ini bukan omong kosong “istri bahagia, hidup bahagia” . Istri membutuhkan pasangannya untuk membantu dan mendukung saat seperti ini, setidaknya enam bulan pertama menjadi orang tua.

Istri Anda sakit, mungkin merasa kurang menarik, dan berpotensi mengalami baby blues pasca persalinan. Dan karena Anda tidak bisa menyusui, jadi cobalah untuk berkontribusi dengan hal lain.

Memanjakan. Bersih-bersih. Memasak (atau pesan makanan online), bisa Anda lakukan bukan?

Istri Anda harus merawat bayinya sekarang, dan ya, Ayah juga perlu merawat Ibu si bayi bukan? Lakukan tugas Anda dengan rasa hormat dan terima kasih.

  • Ini hanya sementara

Ya, “semua ini” tidak akan berlangsung selamanya. Bayi baru lahir menjalani fase dan tahapan dengan kecepatan luar biasa. Saat Ayah terbiasa dengan satu pola, bisa dengan cepat berganti ke pola yang lain. Kebiasaan tidur, kecenderungan makan, apa yang bisa dan tidak bisa menenangkan bayi ketika mereka menangis, semua berevolusi. Dan tidak ada yang bisa memprediksi perubahan seperti apa yang akan Anda alami. Jadi selalu bersiap-siaplah, tapi juga jangan panik. Setiap Ayah, akan segera terbiasa. 

Semangat untuk para ayah menjalani tahun pertama bersama dengan si kecil. Jangan putus asa jika Ayah belum bisa menguasai satu hal, tetaplah bersama dengan istri Anda, saling menyemangati dan membantu. Pasti bisa kok! 

Baca Juga:

  1. Postpartum Depression pada Ayah
  2. Ini Dia, Panduan Merawat Bayi untuk Para Ayah Baru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *