Banner Header Promo OVO SOP

Anak-Anak juga Butuh Diasuh oleh Ayah

Browse By

Kita mungkin sering mengira bahwa pekerjaan mendidik anak adalah hanya pekerjaan seorang Ibu. Karena dipandang hanya semata-mata tugas Ibu, para ayah pun mengira kehadirannya tidak terlalu krusial dan dibutuhkan. Padahal, pada kenyataannya, sosok ayah juga sangat dibutuhkan untuk menyempurnakan perkembangan anak-anak.

Seperti dilansir dari parenting.com , banyak penelitian telah dilakukan selama lebih dari empat dekade menunjukkan ayah juga mempunyai peran penting yang dapat mempengaruhi kehidupan sosial, prestasi, serta pencapaian cita-cita anak.

Kehadiran seorang ayah untuk anak-anaknya menimbulkan rasa aman, percaya diri, dan semangat untuk terus mengeksplorasi lingkungan sekitarnya. Balita dengan sosok ayah yang terlibat dalam pengasuhan mempunya kemampuan menyelesaikan masalah lebih baik. Mereka juga memiliki IQ lebih baik pada usia ketiga. Setelah menginjak masa-masa sekolah, pelajar dengan ayah yang terlibat dalam pengasuhan juga mempunyai prestasi yang lebih baik serta kepercayaan diri yang tinggi.

Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak

Disadari atau tidak, ayah dan ibu memiliki peran masing-masing dalam pengasuhan anak-anaknya. Seorang ayah lebih bisa menyemangati anak dalam hal bersaing, membentuk kemandirian, dan berprestasi, sedangkan peran ibu lebih kepada kemampuan bersikap adil, kerja sama, dan memberikan rasa nyaman pada anak-anak. Seberapa besar peran ayah untuk perkembangan anak-anak?

1.      Menjadi Teman Bermain

Seorang ayah lebih bisa menjadi teman bermain untuk anak-anak mereka daripada ibu. Semakin sering bermain bersama ayah, anak-anak bisa belajar banyak hal dari ayah mereka.

2.      Melindungi dan Memberi Rasa Aman

Sosok ayah di mata anak-anak adalah sosok yang pemberani dan bisa melindungi. Anak-anak yang mempunyai sosok ayah di sisinya akan merasa lebih aman dan terlindungi dari bahaya. Anak-anak juga bisa belajar sikap pemberani dari ayah mereka.

3.      Menumbuhkan Kedisiplinan Anak

Berbeda dengan ibu yang cenderung menggunakan perasaan ketika mendidik anak, ayah punya sifat lebih tegas dan disiplin. Dalam hal ini, peran ayah menjadi sangat besar dalam mendidik anak agar menjadi sosok yang disiplin. Ayah memiliki emosi yang lebih stabil sehingga bisa memastikan emosi anak juga stabil ketika di dekatnya.

Peran Ayah mengasuh anak

Efek Jangka Panjang

Seorang anak akan tumbuh menjadi pribadi yang dewasa dan lebih kuat dengan kehadiran orangtua secara utuh. Setidaknya, anak-anak dengan kehadiran ayah di sisinya akan memiliki beberapa sifat berikut ini.

1.      Anak Lebih Cerdas

Anak-anak dengan ayah yang terlibat dalam pengasuhan terbukti lebih mempunyai kompetensi kognitif yang lebih baik dan lebih berhasil dalam akademik. Tidak hanya itu, anak-anak juga lebih menikmati kegiatan sekolah dan juga aktif dalam kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler.

2.      Mempengaruhi Hubungan Anak di Masa Mendatang

Ayah adalah role model untuk anak-anaknya. Cara ayah memperlakukan istrinya –ibu dari anaknya– akan sangat berpengaruh pada kehidupan anak-anak di masa mendatang. Menurut penelitian, anak laki-laki dengan ayah yang kurang respek pada istrinya akan tumbuh menjadi anak yang agresif pada perempuan. Sementara itu, pada anak perempuan, anak cenderung mudah terjebak dalam hubungan yang tidak sehat dengan pria.

3.      Minim Masalah Perilaku

Anak yang mempunyai ayah yang baik akan tumbuh menjadi sosok yang baik, memiliki rasa percaya diri yang tinggi, dan mandiri. Ia juga akan terhindar dari berbagai macam perilaku yang buruk. Lebih dari itu, anak yang tumbuh dengan ayahnya di rumah juga akan lebih tahan menghadari stress dan frustrasi. Anak akan lebih mudah mengelola masalah sehingga tidak mudah terjebak dalam masalah emosional.

Ayah mempunyai peran sebagai pelindung, baik fisik maupun emosional. Sosok ayah secara tradisional dianggap sebagai orang yang kuat yang bisa melindungi anak dari segala ancaman, misalnya perundungan atau kekerasan.  Jadi, bagi para ayah, jangan ragu lagi untuk lebih terlibat dalam mengasuh anak-anaknya, ya.

 

Baca juga:

  1. Ayah Panutanku Sebagai Anak Laki-Laki
  2. Ayah Dekat dengan Putrinya? Ini Manfaatnya

Rekomendasi Kelas Online Bersama Ahli : Alfiana Indah M.M.Psi., Psikolog

  1. Kerjasama Dalam Pengasuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *