Memahami Kecemburuan Terhadap Masa Lalu

15 Agustus 2022

Sangat wajar untuk memiliki rasa cemburu terhadap pasangan. Banyak dari kita mengalaminya. Saat pasangan dekat dengan orang lain, atau ketika ia memberikan perhatian pada orang selain kita. Tetapi bagaimana jika kita merasa cemburu karena orang yang ada di masa lalu pasangan? Misal mantan pacar atau mantan istri atau suaminya.

Ternyata, ada nama untuk kecemburuan terhadap masa lalu. itu: kecemburuan retroaktif (retroactive jealousy)

Apa itu Kecemburuan Retroaktif? 

Kecemburuan retroaktif adalah ketika Anda merasa kesal atau frustrasi tentang hubungan romantis pasangan Anda di masa lalu , kata Sabrina Romanoff, PsyD, seorang psikolog klinis dan profesor di Universitas Yeshiva, yang berspesialisasi dalam masalah yang berkaitan dengan hubungan.

Kecemburuan retroaktif dapat menyebabkan Anda fokus pada hal-hal seperti:

  • Aktivitas yang biasa dilakukan pasangan Anda dengan mantan dan situasi yang mereka hadapi bersama
  • Kedalaman emosional dari hubungan mereka dan kenangan mereka bersama
  • Keterlibatan seksual dan keintiman fisik mereka

Emily Cook, terapis pernikahan dan keluarga di Bethesda, Maryland mengungkapkan, “Ketertarikan pada masa lalu pasangan dapat berupa rasa penasaran,penghindaran hingga obsesif.”

Seperti umumnya rasa cemburu, kecemburuan retroaktif tidak selalu menimbulkan masalah, tetapi,ketika berubah menjadi obsesif , ini adalah hal yang tidak sehat dan berpotensi merusak hubungan.

Ciri Kecemburuan Retroaktif

Ada beberapa hal yang bisa jadi ciri munculnya kecemburuan retroaktif:

  • Kerap terpikir masa lalu pasangan Anda:

Anda mungkin berulang kali memikirkan masa lalu pasangan Anda dan merasa iri dengan pasangan mereka sebelumnya.

  • Meragukan pasangan Anda: 

Kecemburuan dapat menyebabkan Anda terlibat dalam perilaku hubungan yang tidak sehat seperti terus menerus memeriksa lokasi atau ponsel pasangan Anda, meragukan kata-katanya. Anda mungkin juga akan kontak ke teman-teman kerja atau keluarganya untuk memastikan keberadaan pasangan.

  • Membuat perbandingan: 

Anda mungkin membuat perbandingan diri Anda dengan mantan dari pasangan. Yang mungkin terjadi , Anda bisa saja mulai “stalking” si mantan di sosial media dan mulai membandingan diri sendiri dengan mereka.

  • Membayangkan detail yang hilang: 

“Kemana ya mereka dulu sering pergi?“, “Apa dia juga sering dipuji cantik seperti sekarang ?”

Anda mungkin akan kerap membayangkan atau berandai-andai tentang pasangan dan mantannya. Bukan tidak mungkin hal ini akan menjadikan diri sendiri lebih insecure dan frustasi.

Penyebab Cemburu Kepada Masa Lalu

Melansir dari verywellmind ini adalah beberapa kemungkinan penyebab kecemburuan retroaktif:

  1. Insecure
  2. Sensitif terhadap penolakan
  3. Pasangan masih berkomunikasi dengan mantan
  4. Kebiasaan dari hubungan sebelumnya
  5. Trauma masa kanak-kanak

Bagaimana mengatasi rasa cemburu terhadap mantan dari pasangan kita?

  • Terima dan validasi perasaan Anda

Langkah pertama yang penting untuk mengatasi emosi yang sulit adalah dengan mengakui dan menerimanya. Rasanya memang tidak akan nyaman, tetapi kecemburuan adalah emosi yang normal dan valid.Jika berusaha menyangkalnya, bisa jadi kecemburuan ini akan menjadi lebih buruk

Mengalami kecemburuan retroaktif bukan berarti Anda orang jahat, tetapi dapat menyebabkan emosi yang tidak diinginkan. Anda mungkin merasa cemas, khawatir tentang masa depan, atau stres yang terkait pasangan Anda.

  • Tempatkan diri Anda di tempat mereka

Anda mencintai pasangan dan ingin relasi yang terjalin berjalan dengan baik. Keinginan ini setidaknya mempengaruhi perasaan Anda pada masa lalu pasangan.

Tapi, mari coba pikirkan masa lalu Anda sendiri. Anda mungkin juga memiliki beberapa mantan pasangan. Bagaimana perasaan Anda tentang mereka sekarang?

Dan bagaimana bila pasangan Anda mencari tahu tentang apa yang terjadi dengan mantan Anda? Tidakkah hal itu akan menganggu Anda?

  • Tahan keinginan untuk mencari tahu lebih banyak

Kebanyakan orang tidak dapat menahan godaan untuk melihat-lihat halaman media sosial pasangan mereka, mencari jejak dari  cinta masa lalu.

Komen atau mungkin foto-foto yang tidak terhapus. Ini memang bisa memicu kecemburuan dan rasa insecure. Namun ini bukan hal yang “sehat” untuk dilakukan.

Jika ada sesuatu tentang perilaku media sosial pasangan Anda saat ini mengkhawatirkan Anda, bicarakan dengan mereka. Namun, sebenarnya langkah terbaik adalah menghormati masa lalu mereka, dan tidak mengungkit-ungkit kembali.

  • Bicaralah dengan pasangan Anda

Komunikasi terbuka sangat penting untuk mengatasi perasaan sulit, termasuk kecemburuan.

“Keingintahuan tentang pasangan dan pengalaman masa lalu sangat alami,” kata Patrick Cheatham, seorang psikolog klinis di Portland, Oregon,dilansir dari healthline.com  “Membahas hal-hal tentang kecemburuan bisa menjadi cara yang baik bagi pasangan untuk saling mengenal dan memahami pendekatan satu sama lain terhadap hubungan Anda.”

Pasangan Anda mungkin dapat membantu Anda mengatasi dan merdakan perasaan cemburu itu. Namun, bahkan dengan sekadar membicarakannya akan memberi satu kelegaan bagi Anda.

 

Baca Juga :

  1. Cemburu : Antara Madu dan Racun
  2. .Atasi Cemburu dalam Keluarga

 

  • Fokuslah kepada masa depan dan perkembangan hubungan

Terus-menerus bertanya-tanya hubungan masa lalu pasangan atau khawatir pasangan Anda akan kembali ke mantannya akan membuang energi Anda.Ini bukan tidak mungkin akan menimbulkan pertengkaran yang sia-sia.

Lebih baik berfokus pada hal-hal yang positif dalam hubungan Anda. Lakukan apa yang Anda bisa untuk meningkatkan kualitas hubungan. Tidak ada yang bisa memprediksi masa depan, tetapi terpaku pada masa lalu biasanya tidak akan membantu hubungan Anda menjadi lebih baik.

Kecemburuan terhadap hubungan masa lalu pasangan mungkin memang bagian dari cara Anda mencintai dan ini adalah hal normal yang dialami oleh banyak orang. Namun bagaimana Anda bereaksi terhadap rasa cemburu tersebut akan mempengaruhi masa depan hubungan yang Anda miliki. Jika kecemburuan retroaktif yang Anda rasakan tidak kunjung hilang,membuat Anda depresi, mempengaruhi rasa percaya dan kualitas hubungan, maka kami menyarankan Anda untuk berbicara dengan profesional seperti psikolog kami di Tanya Ahli.

Bagaimana Menurut Anda?
+1
4
+1
0
+1
0
Share with love
Member Premium SOP Member Premium SOP

Gabung Member Premium

Mulai perjalanan memahami emosi diri dan keluarga

Nikmati akses Kelas Video Belajar kapanpun & dimanapun

Gabung Sekarang

Sudah Member Premium? Masuk Di Sini

Contact Us School of Parenting
×

Info Masa Keanggotaan

Perpanjang Paket