Banner Header Komunitas SOP

Yuk Coba “Reset Activity” Setelah Anak Tantrum

Browse By

Anak mana sih yang sama sekali tidak pernah mengalami tantrum? Menangis, menjerit, menjambak, pukul-pukul, membuang barang-barang sepertinya pernah dialami oleh kebanyakan anak. Sampai-sampai orangtua selalu saja bilang :

“Ya..begitulah anak-anak”, 

“Nah.. Begitulah kerjaan anak-anak.”

Jika tantrum pada anak sudah merupakan hal yang biasa dan wajar, lalu apa sih yang Parents biasanya lakukan setelah anak-anak tantrum? 

Apakah Parents langsung mengajaknya bermain? Mendiamkan anak sementara waktu, atau justru mengajak anak jalan-jalan di minimarket untuk beli es krim? 

Ya, tentunya ada beragam treatment yang Parents lakukan setelah anak tantrum. Salah satu yang bisa dicoba adalah Reset Activity. Ini adalah istilah untuk kegiatan-kegiatan yang bisa dilakukan setelah anak mengalami tantrum. Tujuannya untuk menetralisir emosi anak agar tidak terus-menerus bad mood.

Nah, sebaiknya aktivitas yang Parents lakukan bersama anak setelah tantrum itu aktivitas yang seperti apa sih? 

  • Lakukan Aktivitas yang Pendek dan Menyenangkan

Reset activity setelah anak tantrum haruslah aktivitas yang berjangka pendek dan menyenangkan bagi anak. 

Sebaiknya aktivitas yang Anda lakukan bersama anak setelah tantrum adalah aktivitas yang bisa anak selesaikan dalam beberapa menit. Misalnya, bermain puzzle, bermain dengan quiet book, mencocokan gambar, atau mewarnai gambar tertentu dan lain sebagainya. 

aktivitas anak setelah tantrum

  • Pilih Aktivitas yang Membuat Anak Mandiri 

Reset aktivitas lain setelah anak tantrum seharusnya adalah aktivitas yang membuatnya mandiri. Akan lebih baik jika anak menyelesaikan aktivitasnya sendiri tanpa bantuan dari Parents. Dengan menyelesaikan aktivitasnya sendiri, anak-anak akan mulai merasa tenang dan terbebas dari badai emosi negatif. 

  • Pilih Aktivitas yang Memiliki Akhir

Reset aktivitas yang perlu Anda lakukan bersama anak setelah tantrum haruslah aktivitas yang memiliki akhir dan bukan aktivitas yang membuat Anda harus mengingatkan anak untuk berhenti. Misalnya, akan lebih baik mengajak anak bermain puzzle daripada bermain bola. 

Apa sih Fungsi Reset Aktivitas setelah Tantrum?

Mengatur ulang (reset) aktivitas anak setelah tantrum akan membantu anak untuk tenang, mandiri dan sukses. Melalui aktivitas yang anak lakukan setelah tantrum, akan membantunya melupakan emosinya setelah tantrum. 

Baca juga:

  1. Tips Bilang “Tidak” Pada Anak, Tapi tetap Didengar
  2. Anak Membentak & Tantrum, Bagian dari Fase “Terrible Two”?

Rekomendasi Kelas Online Bersama Ahli : Paskalia Marlina Lumban Batu, M.Psi., Psikolog

  1. Terrible Two

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *