Browse By

Parents, apakah Anda punya kebiasaan mencium anak di area bibir? Menunjukkan kasih sayang pada anak dengan cara menciumnya di area bibir belakangan ini menjadi tren di kalangan ibu-ibu muda. Tren ini dipelopori oleh para artis yang juga berperan sebagai ibu muda. Mereka mencium anak dengan penuh kasih sayang di area bibir. Karena terlihat sangat intim dan manis, para ibu muda lainnya pun ikut-ikutan menunjukkan kasih sayang pada anak dengan menciumnya di area bibir. Sebenarnya, bolehkah mencium anak di area bibir? Bagaimana jika ini menjadi kebiasaan? Setelah fenomena tersebut, muncullah perbedaan pendapat tentang etis atau tidaknya mencium anak di area bibir. Perdebatan ini bukan tanpa alasan. Masing-masing orang punya pendapatnya sendiri tentang fenomena ini. Efek Psikologis Mencium Bibir Anak Menurut Psikolog Menurut Dr. Charlotte Reznik, seorang psikolok di University of California, ciuman di bibir yang dilakukan orang tua pada anak dapat menyebabkan kebingungan. Ketika anak beranjak dewasa, mereka akan sadar tentang tubuh dan seksualitas mereka. Anak bisa saja terstimulasi dengan ciuman bibir yang diberikan ayah atau ibu mereka. Selain itu, saat melihat orang tuanya saling mencium bibir, kemudian hal tersebut juga dilakukan kepadanya, anak akan bingung membagi peran, perasaan, dan emosi. Untuk itu, Parents harus tahu kapan akan berhenti melakukan kebiasaan ini. Sebaiknya, ketika anak sudah memasuki usia 4 – 5 tahun, Anda harus mulai berhenti melakukan kebiasaan ini. Pendapat Lain tentang Ciuman Bibir pada Anak Menurut Dr. Fiona Martin, seorang psikolog dari Sydney Child Psychologi Centre, mencium anak di area bibir bukanlah hal yang seksual dan absurd. Orang tua boleh menunjukkan kasih sayang dengan cara demikian. Dr. Martin menganggap perilaku ini sebagai perilaku kasih sayang biasa dan tidak akan menimbulkan masalah di kemudian hari. Dilihat dari sisi budaya, mencium di area bibir juga wajar dilakukan orang-orang barat. Seiring dengan semakin mudahnya mengakses informasi, budaya ini pun mulai meluas hingga ke Indonesia. Masih banyak perdebatan tentang ciuman bibir pada anak. Sebagian masih menganggap ciuman bibir pada anak sebagai sesuatu yang absurd dan tidak boleh menjadi kebiasaan. Sebagian lain berpendapat sebaliknya. Parents juga harus bijak dalam menunjukkan kasih sayang kepada anak. Selagi masih kecil, kebiasaan mencium bibir anak mungkin tidak akan memberikan dampak apa pun. Berbeda halnya jika kebiasaan ini terus dilakukan hingga mereka dewasa. Kebiasaan ini tentu akan memberikan dampak yang kurang baik bagi anak.

Mencium Anak di area Bibir, Bolehkah?

Parents, apakah Anda punya kebiasaan mencium anak di area bibir? Menunjukkan kasih sayang pada anak dengan cara menciumnya di area bibir belakangan ini menjadi tren di kalangan ibu-ibu muda. Tren ini dipelopori oleh para artis yang juga berperan sebagai ibu muda. Mereka mencium anak dengan

me time

Perlukah Me Time untuk Mama?

Memilih menjadi seorang ibu rumah tangga bukanlah hal yang mudah. Masa kerjanya nonstop 24 sehari, 7 hari seminggu, lengkap dengan permasalahan anak-anak dan segala problematika rumah tangga. Sesekali, bercengkerama dengan buah hati dan suami memang bisa membuat bahagia. Akan tetapi, terkadang mereka juga bisa jenuh

cara mengompres

Supaya Demam Anak Segera Turun, Ini Cara Mengompres yang Benar

Kompres adalah pertolongan pertama yang diberikan para orang tua ketika anaknya dilanda demam. Kompres dipercara sebagai salah satu cara paling ampuh untuk menurunkan deman anak. Akan tetapi, jangan sampai niat Anda untuk menurunkan demam anak justru malah membuat kondisi anak semakin buruk. Perhatikan cara mengompres

ibu bekerja

Pengaruh Jam Kerja Orang Tua pada Tumbuh Kembang Anak

Di era modern, orang tua, baik ayah maupun ibu, sama-sama bekerja. Orang tua yang bekerja tentu punya efek positif dan negatifnya sendiri-sendiri. Jadwal kerja orang tua yang tidak teratur, terutama sang Ibu, bisa berpengaruh pada tumbuh kembak anak. Kita tentu tahu bahwa tumbuh kembang anak

Anak Sering Pindah Sekolah? Perhatikan Dampak Negatifnya

Ada berbagai alasan mengapa orang tua harus memindahkan sekolah si anak, misalnya mutasi pekerjaan, masalah akademis, hingga masalah finansial. Sayangnya, pindah sekolah tak selalu memberikan dampak positif bagi si anak. Ada beberapa dampak negatif yang akan dialami si anak sebelum bisa menyesuaikan diri dengan lingkungannya

bullying

Melindungi Anak dari Bullying di Kelas

Maraknya kasus bullying di sekolah membuat orang tua harus memberikan perhatian ekstra kepada buah hatinya. Meskipun terkadang terlihat sepele, bullying bisa menjadi sesuatu yang berbahaya karena bisa merenggut rasa kepercayaan diri si anak. Anak-anak korban bullying biasanya akan menutup diri bahkan kepada orang tuanya. Bagaimana

anak susah membaca

Mudahnya Membiasakan Anak untuk Membaca

Anda pasti setuju bahwa membaca merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi siapa pun, termasuk anak-anak hingga orang tua. Melalui membaca, seseorang akan mempunyai pengetahuan yang terbuka dan semakin luas. Inilah alasan mengapa membaca dikatakan sebagai jendela dunia. Anda bisa mulai merangsang buah hati Anda untuk

Class of SoP

Kelas Kesiapan Anak Memasuki Dunia Sekolah

Workshop Kesiapan Anak Memasuki Dunia Sekolah Halo Parents & Teachers! Belakangan ini, ada banyak perdebatan tentang kapan usia terbaik anak masuk sekolah. Tak hanya itu, para orang tua juga sering bingung tentang boleh tidaknya mengajarkan baca, tulis, dan hitung pada anak-anak yang belum SD. Sementara